Kring.. kring.. gowes.. gowes.. Bersepeda memang mengasyikkan. Nggak hanya tubuh sehat yang didapat, tapi kita juga bisa berkumpul ama teman-teman sembari mengengkol sepeda. Nggak usah bingung milih sepeda yang pas buat kamu. Kalau cuma pengin memakai sepeda untuk jalan-jalan di komplek, cukup deh minta ortu belikan sepeda dengan jenis utility bicycle. Jangan beli sepeda gunung, ya. Sayang juga kalau enggak terpakai. Kemudian, kamu harus pikirin juga ukurannya. Buat kamu yang bertubuh mungil, hindari buat milih sepeda dengan body gede. Nanti malah enggak bisa menaikinya, hehehe…
POSITIF, NIH!
Bersepeda bisa menguntungkan kita, lho:
• Melatih jantung
Bersepeda selama 30 menit sehari diakui oleh dunia bisa meningkatkan kesehatan jantung. Mumpung masih muda, nih, sering-sering naik sepeda, yuk.
• Mengurangi polusi
Kalau biasanya kita milih untuk diantar papa mama ke tempat yang enggak terlalu jauh, sekarang naik sepeda aja.
• Relaksasi
Habis mumet di sekolah atau capek dengan rutinitas yang membosankan, kita bisa naik sepeda buat menyegarkan pikiran. Naik sepeda di sore hari bikin pikiran dan tubuh jadi lebih santai. Rambut tertiup angin dan pemandangan yang kita lihat saat naik sepeda juga terlihat beda. Semua terlihat bergerak dengan cepat. Hmmmm.... enak!
BIAR MAKIN SERU
Biar waktu bersepeda jadi lebih asyik, ada beberapa hal yang bisa kita lakuin:
• Gaya dikit
Niatin buat bergaya sporty, yuk. Pilih celana training dengan tshirt berlengan dengan tulisan atau gambar kartun. Penampilan oke bisa bikin kita lebih semangat bersepeda. Pilih penampilan yang nyaman. Enggak perlu terlihat terlalu heboh. Jangan sampai kita malah jadi pusat perhatian semua orang waktu naik sepeda.
• Pemandangan bagus
Bete juga, yah, kalau harus naik sepeda di daerah gersang atau enggak ada pemandangan sama sekali. Pilih tempat yang sejuk dan banyak pohon saja. Kalau memang niaaat banget datangi aja stadion olahraga untuk umum. Bareng dengan orang-orang lain yang juga berolahraga, kita pasti enggak malas mengayuh sepeda kita. Atau saban Minggu, kamu bisa tuh ikutan Car Free Day, dimana sebagian jalan Ahmad Yani di kota kita Pontianak selama beberapa jam hanya boleh diisi dengan pengguna sepeda saja. Pokoke bisa lebih leluasa deh bersepedanya. Tambah seru kalau bareng teman-teman atau mengajak papa mama dan saudara untuk gowes bareng…
HATI-HATI
Ada beberapa hal yang harus diperhatiin. Kayaknya sepele, tapi kalau enggak diperhatiin, tetap bisa merugikan kita
• Pelan-pelan
Uuuh, ternyata kita sudah lama enggak menggerakkan badan dengan benar, paling cuma olahraga di sekolah. Hati-hati mengayuh sepeda kita, ya. Enggak usah langsung pingin ngebut, nanti otot kaki kita malah kram. Santai saja... Banyak hal di perjalanan yang bisa kita lihat, kan.
• Kiri, kanan, kiri
Jangan anggap sepele masalah menyebrang, ya. Kalau enggak hati-hati lihat kanan dan kiri, nanti kita terserempet mobil, menabrak sepeda lain, atau malah menabrak orang lain. Ouch!
• Barang pilihan
Pilih barang-barang yang enggak merepotkan untuk dibawa bersepeda. Misal, jangan bawa tas selempang karena kalau tali tas itu terlalu panjang, itu bakal mengganggu gerakan kaki saat mengayuh. Lebih baik bawa ransel. Bawa tempat minum yang enggak terlalu besar dan punya tutup rapat. Seandainya minuman kita sampai tumpah di tas, kan, enggak lucu.
• Simpan baik-baik
HP, MP3 player, dan tempat minum harus dijaga baik-baik, nih. Taruh semuanya dalam tas dan tutup tas dengan benar. Kalau ada barang berharga jatuh di perjalanan, nanti acara bersepeda kita jadi rusak, deh.
Trus bagi yang makai earphone nih, enggak usah terlalu kencang mutar musiknya, supaya kita tetap bisa dengar suara di sekitar kayak klakson mobil atau kalau-kalau ada yang manggil kita.
Senin, 28 November 2011
Pulau Komodo Masuk 10 Finalis
JAKARTA, KOMPAS.com — Taman Nasional Komodo berada di peringkat 10 besar untuk voting sementara dari ajang pemilihan 7 Keajaiban Alam versi www.new7wonders.com. Seperti dikutip dari situs web www.new7wonders.com, voting untuk New7Wonders of Nature sudah memasuki pekan terakhir. Pengumuman pemenang akan berlangsung pada 11 November 2011.
Dalam laporan disampaikan melalui situs New7Wonders (N7W), lima tempat di Asia masuk dalam peringkat 10 besar tersebut. Sepuluh finalis itu adalah Laut Mati (Jordania, Israel, Palestina), Grand Canyon (Amerika Serikat), Great Barrier Reef (Australia), Halong Bay (Vietnam), Jeita Grotto (Lebanon), Pulau Jeju (Korea Selatan), Pulau Komodo (Indonesia), sungai bawah tanah Puerto Princesa (Filipina), Sundarbans (Banglades, India), dan Vesuvius (Italia).
Head of Communication for New7Wonders Eamonn Fitzgerald mengatakan, 10 finalis ini merupakan hasil sementara. Komposisi ini dapat berubah sebelum penentuan tujuh keajaiban dunia buatan manusia berdasarkan jajak pendapat N7W.
"Jadi, peringkat 10 besar sementara yang kami umumkan hari ini dapat berubah. Dengan jutaan vote yang akan masuk, finalis yang sekarang tidak masuk dalam peringkat 10 sementara masih memungkinkan untuk masuk dalam 7 Keajaiban Dunia," kata Fitzgerald, Minggu (6/11/2011).
Presiden sekaligus pendiri New7Wonders, Bernard Weber, mengatakan, masuknya lima kandidat dari Asia memperlihatkan bahwa benua ini menjadi sasaran menarik dunia.
Menanggapi hasil sementara tersebut, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar mempertanyakan transparansi dari pemeringkatan tersebut.
"Kalau secara pengalaman, tidak ada itu transparansi jumlah suara. Yang masuk berapa, kami tidak tahu. Kalau peringkat sementara selalu ada, kami bisa lihat kadang komodo di nomor 2, kadang nomor 18. Itu yang kami pertanyakan saat itu. Dasarnya apa kami bisa di peringkat sementara itu, memangnya jumlah suara sudah berapa. Ini, kan, seakan-akan terserah dia saja mau peringkat berapa," jelas Sapta kepada Kompas.com, Minggu.
Sebelumnya, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kembudpar) sempat menjadi official supporting commitee sebagai pihak yang mendaftarkan Taman Nasional Komodo ke New7Wonders. Perkembangan selanjutnya, N7W mencabut Kembudpar sebagai official supporting commitee sejak Senin (7/2/2011). Kembudpar kemudian menyiapkan pengacara karena menganggap pencabutan tersebut terjadi secara sepihak.
Tak hanya Indonesia, Maladewa sebagai salah satu finalis juga mempertanyakan transparansi jumlah suara yang masuk. Berbeda dari Indonesia, Maladewa memutuskan keluar dari ajang N7W dengan berbagai alasan, antara lain N7W meminta uang untuk berbagai kebutuhan dan juga masalah transparansi suara.
"Detailnya bisa dilihat di website kami di www.visitmaldives.com. Selain itu, kami juga melihat tidak ada transparansi dalam rangking hasil voting," kata Simon Hawkins, perwakilan dari Pemerintah Maladewa, pada jumpa pers di Jakarta, Senin (15/8/2011).
Dalam laporan disampaikan melalui situs New7Wonders (N7W), lima tempat di Asia masuk dalam peringkat 10 besar tersebut. Sepuluh finalis itu adalah Laut Mati (Jordania, Israel, Palestina), Grand Canyon (Amerika Serikat), Great Barrier Reef (Australia), Halong Bay (Vietnam), Jeita Grotto (Lebanon), Pulau Jeju (Korea Selatan), Pulau Komodo (Indonesia), sungai bawah tanah Puerto Princesa (Filipina), Sundarbans (Banglades, India), dan Vesuvius (Italia).
Head of Communication for New7Wonders Eamonn Fitzgerald mengatakan, 10 finalis ini merupakan hasil sementara. Komposisi ini dapat berubah sebelum penentuan tujuh keajaiban dunia buatan manusia berdasarkan jajak pendapat N7W.
"Jadi, peringkat 10 besar sementara yang kami umumkan hari ini dapat berubah. Dengan jutaan vote yang akan masuk, finalis yang sekarang tidak masuk dalam peringkat 10 sementara masih memungkinkan untuk masuk dalam 7 Keajaiban Dunia," kata Fitzgerald, Minggu (6/11/2011).
Presiden sekaligus pendiri New7Wonders, Bernard Weber, mengatakan, masuknya lima kandidat dari Asia memperlihatkan bahwa benua ini menjadi sasaran menarik dunia.
Menanggapi hasil sementara tersebut, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar mempertanyakan transparansi dari pemeringkatan tersebut.
"Kalau secara pengalaman, tidak ada itu transparansi jumlah suara. Yang masuk berapa, kami tidak tahu. Kalau peringkat sementara selalu ada, kami bisa lihat kadang komodo di nomor 2, kadang nomor 18. Itu yang kami pertanyakan saat itu. Dasarnya apa kami bisa di peringkat sementara itu, memangnya jumlah suara sudah berapa. Ini, kan, seakan-akan terserah dia saja mau peringkat berapa," jelas Sapta kepada Kompas.com, Minggu.
Sebelumnya, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kembudpar) sempat menjadi official supporting commitee sebagai pihak yang mendaftarkan Taman Nasional Komodo ke New7Wonders. Perkembangan selanjutnya, N7W mencabut Kembudpar sebagai official supporting commitee sejak Senin (7/2/2011). Kembudpar kemudian menyiapkan pengacara karena menganggap pencabutan tersebut terjadi secara sepihak.
Tak hanya Indonesia, Maladewa sebagai salah satu finalis juga mempertanyakan transparansi jumlah suara yang masuk. Berbeda dari Indonesia, Maladewa memutuskan keluar dari ajang N7W dengan berbagai alasan, antara lain N7W meminta uang untuk berbagai kebutuhan dan juga masalah transparansi suara.
"Detailnya bisa dilihat di website kami di www.visitmaldives.com. Selain itu, kami juga melihat tidak ada transparansi dalam rangking hasil voting," kata Simon Hawkins, perwakilan dari Pemerintah Maladewa, pada jumpa pers di Jakarta, Senin (15/8/2011).
Galakkan Penanaman Pohon, Selamatkan Bumi
Monday, 28 November 2011
Melalui Reforest Indonesia, Panin Bank mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menanam pohon demi keberlangsungan kehidupan di muka bumi ini.
Oleh karena itu, Panin Bank mengoordinasikan program corporate social responsibility (CSR) nasional dalam bidang penghijauan. Hingga November 2011,program ini telah menanam 50.917.123 bibit pohon di seluruh Indonesia. Negeriinisungguhberuntung lantaran dikaruniai kekayaan alam melimpah, salah satunya hutan hujan tropis yang luasnya mencapai 10% dari total dunia. Sayangnya,hutan yang merupakan paru-paru dunia terus terkikis jumlahnya dari 162 juta hektare pada 1950 menjadi 95 juta hektare pada 2005.
Berdasarkan studi Bank Dunia, Indonesia menempati posisi ketiga terbesar penghasil emisi gas rumah kaca, yang utamanya disebabkan penggundulan hutan. Peningkatan emisi gas karbondioksida (CO2) itu jika terjadi secara persisten akan memacu pemanasan global dan merusak lapisan ozon, yang berarti mengancam kelangsungan hidup makhluk di muka bumi. Masyarakat di seluruh dunia pun meresponsnya sebagai isu global dan lantas mengampanyekan aksi penyelamatan bumi melalui gerakan peduli lingkungan.
Dari berbagai macam gerakan peduli lingkungan, yang terpopuler adalah penanaman pohon. Sebagai wujud kepedulian terhadap komunitas dan lingkungan sekitar, Panin Bank juga ingin berkontribusi menyelamatkan bumi dari ancaman pemanasan global. Melalui program Reforest Indonesia, Panin Bank bermitra dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk menggalakkan program penghijauan secara nasional.
Panin Bank melalui program tanggung jawab sosial perusahaan yang disebut Panin Peduli sejak lama terlibat dalam program penanaman pohon,suatu cara yang populer dan mudah dilakukan, tetapi memerlukan komitmen bersama dan aksi yang terusmenerus tanpa henti untuk menuai hasilnya. Sejak 2005, Panin Bank telah memfasilitasi penanaman sekitar 15 juta pohon hutan hujan tropis yang bisa tumbuh dengan cepat seperti sengon laut (Albazia falcataria) dan trembesi yang juga dikenal sebagai ki hujan (Samanea saman) di 40 kota seluruh Indonesia.
Kala itu, penanaman difokuskan di area sekitar kantor cabang Panin Bank, rumah karyawan dan nasabah, serta komunitas lain seperti sekolah dan kawasan umum seperti tepi jalan dan taman. Pada 2010,Panin Bank kembali mendistribusikan 60 ton (setara dengan 350 juta) biji trembesi dan membagikan 6 juta polybag untuk menyemai benih tanaman.Tercatat ratusan karyawan Panin Bank telah menanam sejuta pohon di hampir semua kota di seluruh Indonesia. Secara keseluruhan terdapat 90 ton benih yang dibagikan gratis,60 ton melalui paguyuban Budi Asih Istana Kepresidenan dan 30 ton lewat TNI.
Sejak itu pula bank dengan total aset lebih dari Rp109 triliun itu berinisiatif mengawal aksi dukungan bagi program penghijauan. Panin Bank menjalin kemitraan yang erat dengan sejumlah lembaga seperti UNICEF dan agensi mitranya, The Lions Club.Kegiatan lain adalah kampanye dan pelatihan publik yang ditunjang 50 petugas teknis terlatih. Di bawah koordinasi seorang manajer, para petugas bekerja lintas negara dan terlibat dalam ajang-ajang terkait bersama peserta lain dari berbagai negara.
Panin Bank memastikan program Reforest Indonesia sejalan dengan program penanaman 1 miliar pohon yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono serta skema program Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (REDD+) yang dikoordinatori PBB. Program penghijauan nasional yang dilakoni Panin Bank juga mencakup penanaman kembali di area tertentu seperti kawasan Gunung Merapi yang mengalami kerusakan cukup parah akibat erupsi tahun 2010.
Pada 2011 dan 2012, Panin Bank juga berkomitmen melanjutkan program penanaman pohon dengan bermitra bersama perusahaan lokal dan multinasional untuk menjangkau lebih banyak lagi individu dan organisasi agar berkontribusi dalam kegiatan mulia ini. Panin Bank juga telah melatih 52 orang green officer yang tersebar di seluruh cabang utama Panin Bank dan telah siap memfasilitasi masyarakat yang ingin menjadi mitra peduli lingkungan (green partner).
Panin Bank juga membuka akses bagi calon green partner untuk bergabung di program penyelamatan bumi ini melalui website panin.co.id dan seluruh kantor cabang Panin Bank di seluruh Indonesia. Setiap green partner akan diberi reforest set secara cumacuma berupa bibit/pohon trembesi dan atau sengon laut,polybag, serta buku panduan. Selanjutnya, pohon bisa ditanam di tempat masing-masing. Trembesi (Samanea saman) didaulat sebagai salah satu pohon penghijauan dalam program Reforest Indonesia lantaran kemampuannya menyerap karbondioksida hingga 28,5 ton lebih per tahun.
Komitmen Panin Bank untuk melaksanakan program penghijauan nasional secara berkelanjutan itu berbuah apresiasi.Pada Juli lalu,Panin Bank dianugerahi Indonesia Best Environmental Initiative Award dari Asian Banking Finance Magazine. Kategori ini merupakan yang pertama kali diberikan kepada bank yang sudah membantu mengatasi masalah pemanasan global tersebut.
Melalui Reforest Indonesia, Panin Bank mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menanam pohon demi keberlangsungan kehidupan di muka bumi ini.
Oleh karena itu, Panin Bank mengoordinasikan program corporate social responsibility (CSR) nasional dalam bidang penghijauan. Hingga November 2011,program ini telah menanam 50.917.123 bibit pohon di seluruh Indonesia. Negeriinisungguhberuntung lantaran dikaruniai kekayaan alam melimpah, salah satunya hutan hujan tropis yang luasnya mencapai 10% dari total dunia. Sayangnya,hutan yang merupakan paru-paru dunia terus terkikis jumlahnya dari 162 juta hektare pada 1950 menjadi 95 juta hektare pada 2005.
Berdasarkan studi Bank Dunia, Indonesia menempati posisi ketiga terbesar penghasil emisi gas rumah kaca, yang utamanya disebabkan penggundulan hutan. Peningkatan emisi gas karbondioksida (CO2) itu jika terjadi secara persisten akan memacu pemanasan global dan merusak lapisan ozon, yang berarti mengancam kelangsungan hidup makhluk di muka bumi. Masyarakat di seluruh dunia pun meresponsnya sebagai isu global dan lantas mengampanyekan aksi penyelamatan bumi melalui gerakan peduli lingkungan.
Dari berbagai macam gerakan peduli lingkungan, yang terpopuler adalah penanaman pohon. Sebagai wujud kepedulian terhadap komunitas dan lingkungan sekitar, Panin Bank juga ingin berkontribusi menyelamatkan bumi dari ancaman pemanasan global. Melalui program Reforest Indonesia, Panin Bank bermitra dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk menggalakkan program penghijauan secara nasional.
Panin Bank melalui program tanggung jawab sosial perusahaan yang disebut Panin Peduli sejak lama terlibat dalam program penanaman pohon,suatu cara yang populer dan mudah dilakukan, tetapi memerlukan komitmen bersama dan aksi yang terusmenerus tanpa henti untuk menuai hasilnya. Sejak 2005, Panin Bank telah memfasilitasi penanaman sekitar 15 juta pohon hutan hujan tropis yang bisa tumbuh dengan cepat seperti sengon laut (Albazia falcataria) dan trembesi yang juga dikenal sebagai ki hujan (Samanea saman) di 40 kota seluruh Indonesia.
Kala itu, penanaman difokuskan di area sekitar kantor cabang Panin Bank, rumah karyawan dan nasabah, serta komunitas lain seperti sekolah dan kawasan umum seperti tepi jalan dan taman. Pada 2010,Panin Bank kembali mendistribusikan 60 ton (setara dengan 350 juta) biji trembesi dan membagikan 6 juta polybag untuk menyemai benih tanaman.Tercatat ratusan karyawan Panin Bank telah menanam sejuta pohon di hampir semua kota di seluruh Indonesia. Secara keseluruhan terdapat 90 ton benih yang dibagikan gratis,60 ton melalui paguyuban Budi Asih Istana Kepresidenan dan 30 ton lewat TNI.
Sejak itu pula bank dengan total aset lebih dari Rp109 triliun itu berinisiatif mengawal aksi dukungan bagi program penghijauan. Panin Bank menjalin kemitraan yang erat dengan sejumlah lembaga seperti UNICEF dan agensi mitranya, The Lions Club.Kegiatan lain adalah kampanye dan pelatihan publik yang ditunjang 50 petugas teknis terlatih. Di bawah koordinasi seorang manajer, para petugas bekerja lintas negara dan terlibat dalam ajang-ajang terkait bersama peserta lain dari berbagai negara.
Panin Bank memastikan program Reforest Indonesia sejalan dengan program penanaman 1 miliar pohon yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono serta skema program Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (REDD+) yang dikoordinatori PBB. Program penghijauan nasional yang dilakoni Panin Bank juga mencakup penanaman kembali di area tertentu seperti kawasan Gunung Merapi yang mengalami kerusakan cukup parah akibat erupsi tahun 2010.
Pada 2011 dan 2012, Panin Bank juga berkomitmen melanjutkan program penanaman pohon dengan bermitra bersama perusahaan lokal dan multinasional untuk menjangkau lebih banyak lagi individu dan organisasi agar berkontribusi dalam kegiatan mulia ini. Panin Bank juga telah melatih 52 orang green officer yang tersebar di seluruh cabang utama Panin Bank dan telah siap memfasilitasi masyarakat yang ingin menjadi mitra peduli lingkungan (green partner).
Panin Bank juga membuka akses bagi calon green partner untuk bergabung di program penyelamatan bumi ini melalui website panin.co.id dan seluruh kantor cabang Panin Bank di seluruh Indonesia. Setiap green partner akan diberi reforest set secara cumacuma berupa bibit/pohon trembesi dan atau sengon laut,polybag, serta buku panduan. Selanjutnya, pohon bisa ditanam di tempat masing-masing. Trembesi (Samanea saman) didaulat sebagai salah satu pohon penghijauan dalam program Reforest Indonesia lantaran kemampuannya menyerap karbondioksida hingga 28,5 ton lebih per tahun.
Komitmen Panin Bank untuk melaksanakan program penghijauan nasional secara berkelanjutan itu berbuah apresiasi.Pada Juli lalu,Panin Bank dianugerahi Indonesia Best Environmental Initiative Award dari Asian Banking Finance Magazine. Kategori ini merupakan yang pertama kali diberikan kepada bank yang sudah membantu mengatasi masalah pemanasan global tersebut.
Pesawat Cessna 172 Belum Ditemukan Sinyal Menguat di Situ Lembang
LEMBANG,(GM)-
Pencarian pesawat latih Cessna 172 PK-NIP Skyhawk milik PT Nusa Flying School mengarah ke kawasan Situ Lembang. Tim SAR melakukan penyisiran untuk memastikan jatuhnya pesawat latih tersebut setelah dinyatakan ada sinyal kuat yang mendeteksi keberadaan unsur logam yang diduga bangkai pesawat.
Pesawat latih tersebut dinyatakan hilang sejak Rabu (16/11). Pesawat yang take-off dari Halim Perdana Kusuma dengan tujuan Cirebon tersebut ditumpangi 3 orang, instruktur Partogi Sianipar (25) dan dua siswa penerbang, Muhammad Fikriansyah (18), dan Agung Febrian (30).
Kapolresta Cimahi, AKBP Anwar, S.I.K. membenarkan adanya pencarian pesawat jatuh sampai ke daerah Situ Lembang. "Dalam pencarian pesawat latih yang jatuh, kita sudah turunkan anggota untuk melakukan penyisiran bersama tim lainnya," kata Anwar, Minggu (20/11).
Masih menurut Kapolres, menjaring informasi dari masyarakat juga dilakukan untuk memastikan apakah masyarakat melihat pesawat yang jatuh di beberapa wilayah. "Sampai saat ini, informasi masih nihil," ujarnya.
Upaya yang dilakukan Jajaran Polresta Cimahi dilakukan setelah ada dugaan pesawat Cessna 172 Skyhawk, jatuh di wilayah Cimahi. "Kita perintahkan anggota polsek Babinkamtibmas untuk melakukan pengecekan terutama di wilayah utara," terangnya.
Bahkan memasuki 4 hari pencarian, diperoleh informasi ada sinyal kuat yang mendeteksi keberadaan logam di kawasan Situ Lembang. Konsentrasi pencarian dilakukan di kawasan S yang berada di antara kaki Gunung Burangrang dan Tangkubanparahu tersebut.
Sebelumnya pencarian Tim SAR dilakukan di kawasan Gunung Tampomas, Tangkubanparahu Subang hingga kawasan Lembang, Kab. Bandung Bandung (KBB). Pencarian yang juga melibatkan anggota Kodim 0609 Cimahi, Koramil Cisarua, dan Brimob Cikole ini terganggu oleh kondisi kabut dan hujan. Wanadri dan masyarakat setempat pun membantu melakukan pencarian. Namun hingga kini, masih belum menemukan hasil.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar AKBP Martinus Sitompul saat dihubungi "GM" mengatakan pada perkembangan terakhir pencarian yang dialihkan ke Purwakarta atau tepatnya ke Kiara Pedes Wanayasa Bojong, Kab. Purwakarta belum ada perkembangan dan titik terang keberadaan pesawat latih tersebut. "Hingga Minggu tadi tim pencarian masih terus melakukan upaya," katanya.
Ditambahkan, posko koordinasi dan tim gabungan dipusatkan di Desa Cihanjawar, Kec. Bojong Purwakarta. Dan berdasarkan titik signal satelit yang didapat dari jatuhnya pesawat, yang dipelajari dari data Google dan dipadukan peta medan militer, diperkirakan pesawat jatuh di wilayah Cisarua Cimahi atau Situ Lembang Cimahi. "Dengan begitu saat ini tim pun mulai bergeser ke wilayah tersebut," katanya. Pihaknya belum mendapatkan lebih lanjut.
"Diperkirakan, pencarian akan dilakukan kembali ke wilayah Cisarua Cimahi atau Situ lembang akan dilakukan besok (hari ini, Senin, 21/11). Dan tim pun akan terus berupaya melakukan pencarian hingga maksimal," katanya.
Tiga helikopter
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pangkalan Lanud Suryadarma, Kalijati, Subang sudah mempersiapkan tiga pesawat helikopter jenis Colibri untuk mendukung Badan SAR Nasional mencari pesawat latih Cessna 172 PK-NIP milik Nusa Flying Internasional School sejak pukul 08.53 WIB, setelah hilang kontak dengan Bandara Udara Cakrabuana di Penggung, Cirebon, Rabu (16/11).
"Kita sudah persiapkan pesawat untuk pencarian. Informasi hilangnya pesawat yang diterima sejak pagi sudah disebar," kata Komandan Skuadron Udara 7, Letkol Pnb. Sapuan melalui Kapentak Lanud Suryadarma, Kapten Sus Muslihudin.
Ia menambahkan, Komandan Lanud dan skuadron baru saja kembali setelah terbang navigasi ke Jateng. "Begitu mendengar informasi ada pesawat yang hilang kontak, langsung siaga dan ikut mencaritahu," katanya.
Demikian pula jajaran Polres Subang, menurut Kepala Bagian Operasi, Kompol Sirat Harsono, semalam informasi hilangnya pesawat latih sudah disebar ke seluruh jajaran polsek se-Kabupaten Subang.
Pencarian pesawat latih Cessna 172 PK-NIP Skyhawk milik PT Nusa Flying School mengarah ke kawasan Situ Lembang. Tim SAR melakukan penyisiran untuk memastikan jatuhnya pesawat latih tersebut setelah dinyatakan ada sinyal kuat yang mendeteksi keberadaan unsur logam yang diduga bangkai pesawat.
Pesawat latih tersebut dinyatakan hilang sejak Rabu (16/11). Pesawat yang take-off dari Halim Perdana Kusuma dengan tujuan Cirebon tersebut ditumpangi 3 orang, instruktur Partogi Sianipar (25) dan dua siswa penerbang, Muhammad Fikriansyah (18), dan Agung Febrian (30).
Kapolresta Cimahi, AKBP Anwar, S.I.K. membenarkan adanya pencarian pesawat jatuh sampai ke daerah Situ Lembang. "Dalam pencarian pesawat latih yang jatuh, kita sudah turunkan anggota untuk melakukan penyisiran bersama tim lainnya," kata Anwar, Minggu (20/11).
Masih menurut Kapolres, menjaring informasi dari masyarakat juga dilakukan untuk memastikan apakah masyarakat melihat pesawat yang jatuh di beberapa wilayah. "Sampai saat ini, informasi masih nihil," ujarnya.
Upaya yang dilakukan Jajaran Polresta Cimahi dilakukan setelah ada dugaan pesawat Cessna 172 Skyhawk, jatuh di wilayah Cimahi. "Kita perintahkan anggota polsek Babinkamtibmas untuk melakukan pengecekan terutama di wilayah utara," terangnya.
Bahkan memasuki 4 hari pencarian, diperoleh informasi ada sinyal kuat yang mendeteksi keberadaan logam di kawasan Situ Lembang. Konsentrasi pencarian dilakukan di kawasan S yang berada di antara kaki Gunung Burangrang dan Tangkubanparahu tersebut.
Sebelumnya pencarian Tim SAR dilakukan di kawasan Gunung Tampomas, Tangkubanparahu Subang hingga kawasan Lembang, Kab. Bandung Bandung (KBB). Pencarian yang juga melibatkan anggota Kodim 0609 Cimahi, Koramil Cisarua, dan Brimob Cikole ini terganggu oleh kondisi kabut dan hujan. Wanadri dan masyarakat setempat pun membantu melakukan pencarian. Namun hingga kini, masih belum menemukan hasil.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar AKBP Martinus Sitompul saat dihubungi "GM" mengatakan pada perkembangan terakhir pencarian yang dialihkan ke Purwakarta atau tepatnya ke Kiara Pedes Wanayasa Bojong, Kab. Purwakarta belum ada perkembangan dan titik terang keberadaan pesawat latih tersebut. "Hingga Minggu tadi tim pencarian masih terus melakukan upaya," katanya.
Ditambahkan, posko koordinasi dan tim gabungan dipusatkan di Desa Cihanjawar, Kec. Bojong Purwakarta. Dan berdasarkan titik signal satelit yang didapat dari jatuhnya pesawat, yang dipelajari dari data Google dan dipadukan peta medan militer, diperkirakan pesawat jatuh di wilayah Cisarua Cimahi atau Situ Lembang Cimahi. "Dengan begitu saat ini tim pun mulai bergeser ke wilayah tersebut," katanya. Pihaknya belum mendapatkan lebih lanjut.
"Diperkirakan, pencarian akan dilakukan kembali ke wilayah Cisarua Cimahi atau Situ lembang akan dilakukan besok (hari ini, Senin, 21/11). Dan tim pun akan terus berupaya melakukan pencarian hingga maksimal," katanya.
Tiga helikopter
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pangkalan Lanud Suryadarma, Kalijati, Subang sudah mempersiapkan tiga pesawat helikopter jenis Colibri untuk mendukung Badan SAR Nasional mencari pesawat latih Cessna 172 PK-NIP milik Nusa Flying Internasional School sejak pukul 08.53 WIB, setelah hilang kontak dengan Bandara Udara Cakrabuana di Penggung, Cirebon, Rabu (16/11).
"Kita sudah persiapkan pesawat untuk pencarian. Informasi hilangnya pesawat yang diterima sejak pagi sudah disebar," kata Komandan Skuadron Udara 7, Letkol Pnb. Sapuan melalui Kapentak Lanud Suryadarma, Kapten Sus Muslihudin.
Ia menambahkan, Komandan Lanud dan skuadron baru saja kembali setelah terbang navigasi ke Jateng. "Begitu mendengar informasi ada pesawat yang hilang kontak, langsung siaga dan ikut mencaritahu," katanya.
Demikian pula jajaran Polres Subang, menurut Kepala Bagian Operasi, Kompol Sirat Harsono, semalam informasi hilangnya pesawat latih sudah disebar ke seluruh jajaran polsek se-Kabupaten Subang.
Hadapi Beckham Cs, Timnas Selection Tanpa Duo Papua
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketajamam lini depan tim nasional Indonesia selection saat menghadapi Los Angeles Galaxy (LA Galaxy), 30 November nanti, diperkirakan akan berkurang. Ini setelah duo pemain andalan mereka, Titus Bonai dan Boas Solossa, dipastikan absen. Selain keduanya, bek asal Semen Padang, Abdulrahman juga tak bisa tampil dalam laga ini.
Pelatih timnas Indonesia Selection, Rahmad Darmawan, menjelaskan, ketiga pemain tersebut tidak akan tampil karena terganjal kompetisi. Namun, kata Rahmad, dirinya sudah menyiapkan penggantinya. "Abdulrahman, Titus Bonai dan Boas Solossa tak bisa tampil dalam laga ini. Nantinya posisi mereka akan diganti oleh Gunawan Dwi Cahyo, M Ilham dan Zukifly Syukur," kata Rahmad kepada wartawan dalam konferensi pers, Senin (28/11/2011).
Rahmad mengatakan saat ini sudah ada 20 pemain yang telah bergabung. Ia juga menyebut, semua pemain siap tampil karena ada motivasi tinggi untuk menghadapi pertandingan ini. "Pertandingan besok itu untuk mengetahui sejauh mana level kami. Saya sudah meminta pemain untuk tampil fight dalam laga ini. Untuk itu kami akan tampil sekuat mungkin untuk bisa meraih kemenangan," jelas Rahmad.
Mantan pelatih Sriwijaya FC dan Persija Jakarta ini kemudian mengungkapkan, dirinya akan buat formulasi permainan yang berbeda untuk laga besok. Kombinasi antara pemain muda dan pemain senior akan jadi andalannya. "Saya akan coba memadukan antara kondisi pemain muda yang lebih baik bisa dipadukan dengan pengalaman dari pemain seniornya," tutur Rahmad.
Berikut daftar pemain yang disiapkan untuk melawan LA Galaxy: Timnas Senior: Firman Utina, Ahmad Bustomi, M. Ridwan, Cristian Gonzales, Hamka Hamzah, Bambang Pamungkas, Greg Nwonkolo, M.Ilham, Victor Igbonefo, Zulkifli Syukur. Timnas U-23: Kurnia Meiga, Andritany, Diego Michels, Gunawan Dwi Cahyo, Hasyim Kipuw, Mahadirga Lasut, Egi Melgiansyah, Okto Maniani, Andik Vermansyah, Patrich Wanggai.
Pelatih timnas Indonesia Selection, Rahmad Darmawan, menjelaskan, ketiga pemain tersebut tidak akan tampil karena terganjal kompetisi. Namun, kata Rahmad, dirinya sudah menyiapkan penggantinya. "Abdulrahman, Titus Bonai dan Boas Solossa tak bisa tampil dalam laga ini. Nantinya posisi mereka akan diganti oleh Gunawan Dwi Cahyo, M Ilham dan Zukifly Syukur," kata Rahmad kepada wartawan dalam konferensi pers, Senin (28/11/2011).
Rahmad mengatakan saat ini sudah ada 20 pemain yang telah bergabung. Ia juga menyebut, semua pemain siap tampil karena ada motivasi tinggi untuk menghadapi pertandingan ini. "Pertandingan besok itu untuk mengetahui sejauh mana level kami. Saya sudah meminta pemain untuk tampil fight dalam laga ini. Untuk itu kami akan tampil sekuat mungkin untuk bisa meraih kemenangan," jelas Rahmad.
Mantan pelatih Sriwijaya FC dan Persija Jakarta ini kemudian mengungkapkan, dirinya akan buat formulasi permainan yang berbeda untuk laga besok. Kombinasi antara pemain muda dan pemain senior akan jadi andalannya. "Saya akan coba memadukan antara kondisi pemain muda yang lebih baik bisa dipadukan dengan pengalaman dari pemain seniornya," tutur Rahmad.
Berikut daftar pemain yang disiapkan untuk melawan LA Galaxy: Timnas Senior: Firman Utina, Ahmad Bustomi, M. Ridwan, Cristian Gonzales, Hamka Hamzah, Bambang Pamungkas, Greg Nwonkolo, M.Ilham, Victor Igbonefo, Zulkifli Syukur. Timnas U-23: Kurnia Meiga, Andritany, Diego Michels, Gunawan Dwi Cahyo, Hasyim Kipuw, Mahadirga Lasut, Egi Melgiansyah, Okto Maniani, Andik Vermansyah, Patrich Wanggai.
Kementerian PU Periksa Hutama Karya Terkait Runtuhnya Jembatan Kukar
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan tetap akan memeriksa PT Hutama Karya (Persero) sebagai kontraktor pembangunan Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar). Akan dilihat apakah perencanaan pembangunan tersebut sudah sesuai.
Demikian disampaikan oleh Dirjen Bina Marga Kementerian PU Djoko Murjanto di kantor Kementerian PU, Jakarta, Senin (28/11/2011).
"Ada tanggung jawab kontraktor terhadap konstruksi dan pemeliharan. Masa pemeliharaan konstruksi biasa 1 atau 2 tahun. Jaminan terhadap konstruksinya antara 10 tahun," jelasnya.
"Tim ahli nanti akan melihat, apakah perencanaan sudah sesuai atau tidak. Nanti akan kita evaluasi, kalau memang ternyata betul, lalu apakah kontraktor dalam hal ini Hutama Karya sudah menjalankan sesuai spesifikasi atau tidak," tambahnya.
Kementerian PU akan memperlajari spesifikasi dokumen pembangunan jembatan yang dibangun tahun 1995 dengan panjang total 710 meter tersebut.
"Nanti akan dilihat dokumennya di Pemkab Kukar. Kalau sudah sesuai, kenapa terjadi bencana, itu urusan lain lagi," imbuh Djoko.
Djoko mengatakan, pihak Hutama Karya sudah datang ke lapangan beserta para konsultan pembangun jembatan tersebut. Saat ini Kementerian PU belum bisa mengambil kesimpulan bahwa Hutama Karya bersalah. "Saya tidak bisa katakan Hutama Karya salah," jelas Djoko.
Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan pemeliharaan Jembatan Kutai Kertanegara bukan lagi menjadi tanggung jawab PT Hutama Karya (Persero). Perawatan jembatan yang jatuh itu sudah diserahkan ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Demikian disampaikan oleh Dirjen Bina Marga Kementerian PU Djoko Murjanto di kantor Kementerian PU, Jakarta, Senin (28/11/2011).
"Ada tanggung jawab kontraktor terhadap konstruksi dan pemeliharan. Masa pemeliharaan konstruksi biasa 1 atau 2 tahun. Jaminan terhadap konstruksinya antara 10 tahun," jelasnya.
"Tim ahli nanti akan melihat, apakah perencanaan sudah sesuai atau tidak. Nanti akan kita evaluasi, kalau memang ternyata betul, lalu apakah kontraktor dalam hal ini Hutama Karya sudah menjalankan sesuai spesifikasi atau tidak," tambahnya.
Kementerian PU akan memperlajari spesifikasi dokumen pembangunan jembatan yang dibangun tahun 1995 dengan panjang total 710 meter tersebut.
"Nanti akan dilihat dokumennya di Pemkab Kukar. Kalau sudah sesuai, kenapa terjadi bencana, itu urusan lain lagi," imbuh Djoko.
Djoko mengatakan, pihak Hutama Karya sudah datang ke lapangan beserta para konsultan pembangun jembatan tersebut. Saat ini Kementerian PU belum bisa mengambil kesimpulan bahwa Hutama Karya bersalah. "Saya tidak bisa katakan Hutama Karya salah," jelas Djoko.
Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan pemeliharaan Jembatan Kutai Kertanegara bukan lagi menjadi tanggung jawab PT Hutama Karya (Persero). Perawatan jembatan yang jatuh itu sudah diserahkan ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Sambut Tahun Baru Hijriah Nuansa Islami Padati Jalanan
DJULAEHA KARMITA,(GM)-
Ribuan umat muslim di Bandung Raya tumpah ruah memadati jalan-jalan menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1433 Hijriah. Mereka melakukan kirab dan berbagai atraksi lainnya bernuansa islami, Sabtu malam dan Minggu (26-27/11).
Di Kota Cimahi penyanyi dangdut yang juga anggota DPR RI, Gitalis Dwi Natarina atau akrab disapa Gita KDI, menghibur para siswa, orangtua, guru, dan masyarakat saat perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1433 H, di kampus MTs/MA Asih Putera, Jln. Cihanjuang, Cimahi Utara.
Sementara sekitar 10.000 orang warga Kota Cimahi mulai dari orang tua, sampai anak-anak melakukan "hijrah" menuju Masjid Agung Cimahi untuk memperingati Tahun Baru Islam 1433 Hijriah, Jln. Djulaeha Karmita. Tema yang diusung dalam perayaan kemarin, "Jadikan momentum tahun baru Islam sebagai sarana muhasabah diri mewujudkan hati yang ikhlas berbagi untuk keberhasilan pembangunan Kota Cimahi".
Para peserta pawai Muharam, berasal dari majelis taklim, kelompok pengajian, MI, MTs, dan MA yang berasal dari 15 kelurahan se-Kota Cimahi. Tidak hanya dilakukan dengan berjalan kaki, namun beberapa kelompok pengajian meramaikan pawai Muharam sambil membawakan alunan musik islam serta kendaraan hias mulai dari roda empat (mobil hias), delman hias, dan sepeda hias yang dikayuh anak-anak pengajian dari berbagai kelurahan.
Berdasarkan pantauan "GM", kegiatan pawai 1 Muharam berlangsung sejak pukul 07.00 WIB. Massa yang berasal dari berbagai penjuru dan tempat, sebelum memasuki halaman Masjid Agung, berkumpul di Jln. Pabrik Aci. Alhasil, ruas jalan tersebut seketika menjadi lautan manusia.
Setelah itu ribuan massa berjalan beriringan menuju halaman masjid untuk dimanjakan dengan berbagai hiburan dan doorprize menarik. Seperti penampilan grup nasyid khalifah dan duet duo akang (Asep Anom dan Hery). Pada pukul 10.00 WIB, dilanjutkan dengan acara puncak yaitu tausiah yang disampaikan Aa Hadi yang dipandu presenter yang juga istri Aa Hadi, Ceuceu Kirani. Salah satu isi yang disampaikan dalam ceramahnya yaitu semangat Hijriah yang harus ditandai dengan rasa syukur.
Sementara itu sepanjang acara muharaman tersebut, kendaraan harus merayap pelan sejak dari garis start kawasan Cimahi Mall, Pasar Antri, Ganda Wijaya, Alun-alun Cimahi hingga finis di Kampus MTs MA Multiteknik Cihanjuang.
Para pengendara harus mengalah untuk memberi jalan bagi sedikitnya 6.000 warga yang ikut abil bagian dalam kegiatan bertajuk "Kirab Muharam" tersebut. Apalagi di sekitar area finis, kemacetan lebih parah tak terelakan. Hal itu terjadi karena panitia menggelar pertunjukan hiburan mulai dari kesenian tradisional oleh mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) hingga penampilan Gita KDI yang membawakan 6 lagu.
Meski sempat dikeluhkan sejumlah pengemudi, namun panitia mengaku senang. Pasalnya, kondisi itu memang sengaja diciptakan untuk shock therapy bagi masyarakat demi mengingat adanya Tahun Baru Islam.
"Jujur saja kita senang Cimahi jadi macet. Biar masyarakat sadar bahwa hari itu ada peringatan besar 1 Muharam. Jangan hanya Tahun Baru Masehi saja yang macet, Tahun Baru Islam pun harus meriah tanpa mengurangi nilai ibadah dan sejarah," papar Ketua Panitia, Adang Kosasih di sela-sela kegiatan.
Sementara itu Wali Kota Cimahi, H.M. Itoc Tochija menyampaikan, kegiatan pawai Muharam ini merupakan ajang silatuhami warga Cimahi dalam memperingati Tahun Baru Islam. "Dengan semangat hijriah maka harus ada hijrah perubahan dan pengembangan diri untuk membangun Kota Cimahi. Semangat hijrah ini harus ditandai dengan berpikir inovasi di segala bidang, apalagi Kota Cimahi telah ditunjuk pemerintah pusat sebagai kota industri kreatif," ungkapnya.
Gita KDI
Dengan balutan busana muslim dan jilbab cokelatnya, Gita tampil memukau dengan membawakan lagu bernapaskan islami. Tidak hanya lagu islami, sesuai permintaan penonton, Gita pun tak sungkan membawakan lagu yang kini sedang menjadi hits, "Alamat Palsu" Ayu Ting Ting. Suara merdunya mampu menghidupkan suasana dan antusias sekitar 6.000 penonton.
Selain menghibur, Gita pun didaulat untuk mengumumkan pemenang doorprize berupa dua tiket umrah yang jatuh kepada Bpk. Rahman dan Ibu Popon, keduanya merupakan warga Cimahi.
Kegiatan peringatan 1 Muharam di MTs/MA Asih Putra merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun. Menurut Kepala Sekolah MA Asih Putera, Dra. Euis Ratna Gumilang, peringatan Tahun Baru Islam kali ini merupakan yang terakbar dibandingkan tahun sebelumnya. Ditandai dengan banyaknya peserta yang ikut serta dimulai dari kegiatan Kirab Muharam yang mengambil start di Cimahi Mall, donor darah, bazar serta acara hiburan dari anak-anak Asih Putra maupun bintang tamu, Gita KDI.
"Tidak hanya melibatkan keluarga besar Asih Putera, tetapi peringatan 1 Muharam ini juga diikuti oleh masyarakat umum. Terbukti, dua pemenang tiket umrah pun merupakan masyarakat umum. Alhamdillah acaranya berlangsung dengan meriah dan mendapat antusias dari masyarakat banyak," ungkap Euis.
Ia berharap, acara kirab Muharam 1433 H Asih Putera, menjadi oase yang mampu menyegarkan kembali kegairahan, semangat juang, dan kepercayaan diri umat Islam sebagai rahmatan lilalamin dalam menyongsong masa depan yang lebih gemilang.
Kesenian benjang
Kesenian tradisional benjang dari Panca Komara, Ujungberung Kota Bandung meramaikan kegiatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1433 H yang digagas Barisan Aliansi Masyarakat Bandung (BAMB) di Lapangan Pasar Rametuk, Bbk. Jati, Kel. Binong, Kec. Batununggal, Sabtu (26/11). Selain itu, digelar pula kesenian Sunda lain macam reog, kuda lumping, calung hingga tari-tarian tradisional.
Pada malam harinya dilakukan pawai obor yang diikuti sekitar 3.000 santri dari 15 DKM se-Kota Bandung. Kirab obor tersebut mengelilingi sejumlah ruas jalan di Kota Bandung sejauh 7 kilometer.
Seni tradisional yang digelar sore hari disaksikan ribuan warga dengan penampilan kelompok benjang. Warga begitu antusias melihat atraksi yang diperlihatkan para seniman tersebut. Dengan menggunakan dua rajawali yang ditandu masing-masing oleh 6 orang, pertunjukan itu mendapat aplaus meriah. Begitupula dengan permaianan kuda lumping, warga benar-benar terhibur sekaligus mencekam. Tak sedikit dari mereka yang berada di sekitar area pertunjukan berlarian saat si kuda lumping "kesurupan".
Usai acara tersebut, pada malam harinya sekitar pukul 20.00 WIB dilaksanakan pawai obor yang dimulai dari Masjid Asyifa menempuh jarak 7 kilometer. Peserta bergerak dari Kiaracondong menyusuri Gatot Subroto masuk ke Lingkar Selatan lalu menuju Buahbatu serta melewati Jln. Soekarno-Hatta dan kembali ke Pasar Rametuk pada pukul 24.00 WIB. Sambil membawa obor, para santri mengumandangkan selawat dan menyanyikan lagu-lagu islami.
Antusias warga terlihat saat pembagian obor dilakukan sebelum pawai dimulai. Anak-anak berebut meminta obor kepada panitia. Menurut Ketua BAMB, H. Bambang Setiadi, S.H., M.H., pawai obor digelar selain menyambut 1 Muharam 1433 Hijriah, sekaligus mengajak warga hijrah menuju kebaikan. Seperti peduli kepada sesama yang membutuhkan, serta memperbarui tatanan kehidupan.
"Kita juga ingin memperlihatkan bahwa Tahun Baru Islam juga bisa semarak tanpa harus hura-hura. Kesemarakan di sini lebih kepada kegiatan religi bukan pesta pora, terompetan atau bising dengan suara petasan," jelasnya.
Ribuan umat muslim di Bandung Raya tumpah ruah memadati jalan-jalan menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1433 Hijriah. Mereka melakukan kirab dan berbagai atraksi lainnya bernuansa islami, Sabtu malam dan Minggu (26-27/11).
Di Kota Cimahi penyanyi dangdut yang juga anggota DPR RI, Gitalis Dwi Natarina atau akrab disapa Gita KDI, menghibur para siswa, orangtua, guru, dan masyarakat saat perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1433 H, di kampus MTs/MA Asih Putera, Jln. Cihanjuang, Cimahi Utara.
Sementara sekitar 10.000 orang warga Kota Cimahi mulai dari orang tua, sampai anak-anak melakukan "hijrah" menuju Masjid Agung Cimahi untuk memperingati Tahun Baru Islam 1433 Hijriah, Jln. Djulaeha Karmita. Tema yang diusung dalam perayaan kemarin, "Jadikan momentum tahun baru Islam sebagai sarana muhasabah diri mewujudkan hati yang ikhlas berbagi untuk keberhasilan pembangunan Kota Cimahi".
Para peserta pawai Muharam, berasal dari majelis taklim, kelompok pengajian, MI, MTs, dan MA yang berasal dari 15 kelurahan se-Kota Cimahi. Tidak hanya dilakukan dengan berjalan kaki, namun beberapa kelompok pengajian meramaikan pawai Muharam sambil membawakan alunan musik islam serta kendaraan hias mulai dari roda empat (mobil hias), delman hias, dan sepeda hias yang dikayuh anak-anak pengajian dari berbagai kelurahan.
Berdasarkan pantauan "GM", kegiatan pawai 1 Muharam berlangsung sejak pukul 07.00 WIB. Massa yang berasal dari berbagai penjuru dan tempat, sebelum memasuki halaman Masjid Agung, berkumpul di Jln. Pabrik Aci. Alhasil, ruas jalan tersebut seketika menjadi lautan manusia.
Setelah itu ribuan massa berjalan beriringan menuju halaman masjid untuk dimanjakan dengan berbagai hiburan dan doorprize menarik. Seperti penampilan grup nasyid khalifah dan duet duo akang (Asep Anom dan Hery). Pada pukul 10.00 WIB, dilanjutkan dengan acara puncak yaitu tausiah yang disampaikan Aa Hadi yang dipandu presenter yang juga istri Aa Hadi, Ceuceu Kirani. Salah satu isi yang disampaikan dalam ceramahnya yaitu semangat Hijriah yang harus ditandai dengan rasa syukur.
Sementara itu sepanjang acara muharaman tersebut, kendaraan harus merayap pelan sejak dari garis start kawasan Cimahi Mall, Pasar Antri, Ganda Wijaya, Alun-alun Cimahi hingga finis di Kampus MTs MA Multiteknik Cihanjuang.
Para pengendara harus mengalah untuk memberi jalan bagi sedikitnya 6.000 warga yang ikut abil bagian dalam kegiatan bertajuk "Kirab Muharam" tersebut. Apalagi di sekitar area finis, kemacetan lebih parah tak terelakan. Hal itu terjadi karena panitia menggelar pertunjukan hiburan mulai dari kesenian tradisional oleh mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) hingga penampilan Gita KDI yang membawakan 6 lagu.
Meski sempat dikeluhkan sejumlah pengemudi, namun panitia mengaku senang. Pasalnya, kondisi itu memang sengaja diciptakan untuk shock therapy bagi masyarakat demi mengingat adanya Tahun Baru Islam.
"Jujur saja kita senang Cimahi jadi macet. Biar masyarakat sadar bahwa hari itu ada peringatan besar 1 Muharam. Jangan hanya Tahun Baru Masehi saja yang macet, Tahun Baru Islam pun harus meriah tanpa mengurangi nilai ibadah dan sejarah," papar Ketua Panitia, Adang Kosasih di sela-sela kegiatan.
Sementara itu Wali Kota Cimahi, H.M. Itoc Tochija menyampaikan, kegiatan pawai Muharam ini merupakan ajang silatuhami warga Cimahi dalam memperingati Tahun Baru Islam. "Dengan semangat hijriah maka harus ada hijrah perubahan dan pengembangan diri untuk membangun Kota Cimahi. Semangat hijrah ini harus ditandai dengan berpikir inovasi di segala bidang, apalagi Kota Cimahi telah ditunjuk pemerintah pusat sebagai kota industri kreatif," ungkapnya.
Gita KDI
Dengan balutan busana muslim dan jilbab cokelatnya, Gita tampil memukau dengan membawakan lagu bernapaskan islami. Tidak hanya lagu islami, sesuai permintaan penonton, Gita pun tak sungkan membawakan lagu yang kini sedang menjadi hits, "Alamat Palsu" Ayu Ting Ting. Suara merdunya mampu menghidupkan suasana dan antusias sekitar 6.000 penonton.
Selain menghibur, Gita pun didaulat untuk mengumumkan pemenang doorprize berupa dua tiket umrah yang jatuh kepada Bpk. Rahman dan Ibu Popon, keduanya merupakan warga Cimahi.
Kegiatan peringatan 1 Muharam di MTs/MA Asih Putra merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun. Menurut Kepala Sekolah MA Asih Putera, Dra. Euis Ratna Gumilang, peringatan Tahun Baru Islam kali ini merupakan yang terakbar dibandingkan tahun sebelumnya. Ditandai dengan banyaknya peserta yang ikut serta dimulai dari kegiatan Kirab Muharam yang mengambil start di Cimahi Mall, donor darah, bazar serta acara hiburan dari anak-anak Asih Putra maupun bintang tamu, Gita KDI.
"Tidak hanya melibatkan keluarga besar Asih Putera, tetapi peringatan 1 Muharam ini juga diikuti oleh masyarakat umum. Terbukti, dua pemenang tiket umrah pun merupakan masyarakat umum. Alhamdillah acaranya berlangsung dengan meriah dan mendapat antusias dari masyarakat banyak," ungkap Euis.
Ia berharap, acara kirab Muharam 1433 H Asih Putera, menjadi oase yang mampu menyegarkan kembali kegairahan, semangat juang, dan kepercayaan diri umat Islam sebagai rahmatan lilalamin dalam menyongsong masa depan yang lebih gemilang.
Kesenian benjang
Kesenian tradisional benjang dari Panca Komara, Ujungberung Kota Bandung meramaikan kegiatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1433 H yang digagas Barisan Aliansi Masyarakat Bandung (BAMB) di Lapangan Pasar Rametuk, Bbk. Jati, Kel. Binong, Kec. Batununggal, Sabtu (26/11). Selain itu, digelar pula kesenian Sunda lain macam reog, kuda lumping, calung hingga tari-tarian tradisional.
Pada malam harinya dilakukan pawai obor yang diikuti sekitar 3.000 santri dari 15 DKM se-Kota Bandung. Kirab obor tersebut mengelilingi sejumlah ruas jalan di Kota Bandung sejauh 7 kilometer.
Seni tradisional yang digelar sore hari disaksikan ribuan warga dengan penampilan kelompok benjang. Warga begitu antusias melihat atraksi yang diperlihatkan para seniman tersebut. Dengan menggunakan dua rajawali yang ditandu masing-masing oleh 6 orang, pertunjukan itu mendapat aplaus meriah. Begitupula dengan permaianan kuda lumping, warga benar-benar terhibur sekaligus mencekam. Tak sedikit dari mereka yang berada di sekitar area pertunjukan berlarian saat si kuda lumping "kesurupan".
Usai acara tersebut, pada malam harinya sekitar pukul 20.00 WIB dilaksanakan pawai obor yang dimulai dari Masjid Asyifa menempuh jarak 7 kilometer. Peserta bergerak dari Kiaracondong menyusuri Gatot Subroto masuk ke Lingkar Selatan lalu menuju Buahbatu serta melewati Jln. Soekarno-Hatta dan kembali ke Pasar Rametuk pada pukul 24.00 WIB. Sambil membawa obor, para santri mengumandangkan selawat dan menyanyikan lagu-lagu islami.
Antusias warga terlihat saat pembagian obor dilakukan sebelum pawai dimulai. Anak-anak berebut meminta obor kepada panitia. Menurut Ketua BAMB, H. Bambang Setiadi, S.H., M.H., pawai obor digelar selain menyambut 1 Muharam 1433 Hijriah, sekaligus mengajak warga hijrah menuju kebaikan. Seperti peduli kepada sesama yang membutuhkan, serta memperbarui tatanan kehidupan.
"Kita juga ingin memperlihatkan bahwa Tahun Baru Islam juga bisa semarak tanpa harus hura-hura. Kesemarakan di sini lebih kepada kegiatan religi bukan pesta pora, terompetan atau bising dengan suara petasan," jelasnya.
Langganan:
Postingan (Atom)